Mengapa Pipa Baja Tahan Karat Bisa Berkarat Merah

November 5, 2025

berita perusahaan terbaru tentang Mengapa Pipa Baja Tahan Karat Bisa Berkarat Merah

Mengapa Pipa Baja Tahan Karat Dapat Mengalami Karat Merah

Munculnya karat merah pada pipa baja tahan karat adalah masalah umum, tetapi penting untuk dipahami bahwa ini biasanya adalah kontaminasi permukaan atau korosi lokal, bukan kegagalan seluruh material utama. Baja tahan karat bersifat "tahan karat" karena lapisan pasif pelindungnya, bukan karena kebal terhadap karat.

Berikut adalah alasan utamanya:

1. Kontaminasi Permukaan (Penyebab Paling Umum)

Ini sering disebut "besi bebas" kontaminasi.

  • Mekanisme: Selama manufaktur, pemotongan, penanganan, atau pemasangan, partikel kecil baja karbon biasa dari alat, sikat kawat, atau operasi penggilingan di dekatnya dapat tertanam atau teroles pada permukaan pipa baja tahan karat.

  • Mengapa Berkarat: Partikel baja karbon ini tidak memiliki lapisan kromium oksida pelindung. Ketika terkena kelembaban dan oksigen, mereka berkarat dengan cepat, membentuk ciri khas karat merah (Fe₂O₃). Karat ini hanya ada di permukaan dan seringkali dapat dibersihkan, tetapi dapat menodai baja tahan karat di bawahnya.

2. Kerusakan pada Lapisan Pasif

Ketahanan korosi baja tahan karat berasal dari lapisan tipis, tidak terlihat, dan melekat dari kromium oksida (Cr₂O₃) yang terbentuk di permukaannya.

  • Mekanisme: Kerusakan mekanis (misalnya, goresan dalam, abrasi), panas pengelasan (menciptakan "warna panas"), atau kerusakan kimia dapat merusak lapisan ini.

  • Mengapa Berkarat: Jika area yang rusak tidak diizinkan untuk kembali pasivasi (yaitu, membentuk kembali lapisan oksida), dengan terpapar oksigen, besi di bawahnya rentan dan dapat mulai berkarat. Pengelasan, khususnya, dapat menciptakan zona di mana kromium telah bergabung dengan karbon, menguranginya dari matriks dan membuat area tersebut kurang "tahan karat" (sensitisasi).

3. Paparan Bahan Kimia Agresif (Klorida)

  • Mekanisme: Ion klorida, ditemukan dalam garam (air laut, garam jalan), beberapa bahan pembersih, dan bahkan dalam air keran, sangat agresif. Mereka dapat secara lokal merusak lapisan kromium oksida pasif.

  • Mengapa Berkarat: Hal ini menyebabkan bentuk korosi lokal yang parah yang disebut Korosi Sumuran. Sebuah lubang kecil terbentuk, dan di dalam lubang ini, lingkungan menjadi sangat asam, mencegah lapisan pasif terbentuk kembali. Korosi berlanjut, dan karat merah sering terbentuk di sekitar lubang.

4. Korosi Galvanik

  • Mekanisme: Ketika baja tahan karat terhubung langsung ke logam yang kurang "mulia" (seperti baja karbon, tembaga, atau aluminium) dengan adanya elektrolit (seperti air), sel galvanik dibuat.

  • Mengapa Berkarat: Jika baja tahan karat adalah katoda dan logam lainnya adalah anoda, anoda akan berkarat secara pengorbanan. Namun, jika situasinya terbalik, atau jika koneksi menyebabkan lapisan pasif rusak, hal itu dapat menyebabkan korosi pada baja tahan karat. Yang penting, karat dari fitting baja karbon yang berkarat dapat mengalir dan menodai pipa tahan karat, membuatnya terlihat seperti baja tahan karat berkarat.

5. Pemilihan Grade yang Tidak Tepat untuk Lingkungan

  • Mekanisme: Ada banyak grade baja tahan karat. Grade umum seperti 304 menawarkan ketahanan korosi yang baik di lingkungan ringan. Namun, di lingkungan dengan klorida atau keasaman tinggi, mereka tidak cukup.

  • Mengapa Berkarat: Menggunakan baja tahan karat grade yang lebih rendah (seperti 304) di lingkungan yang keras (misalnya, area pesisir, pabrik kimia) akan menyebabkan kerusakan pada lapisan pasifnya dan karat berikutnya. Dalam kasus ini, grade yang lebih tahan seperti 316 (yang mengandung Molibdenum) diperlukan.

Tabel Ringkasan

 
 
Penyebab Mekanisme Penampilan
Kontaminasi Permukaan (Besi Bebas) Partikel besi dari alat/kontak menempel di permukaan. Debu atau bintik-bintik merah yang dangkal dan luas yang seringkali dapat dibersihkan.
Kerusakan Lapisan Pasif Goresan, penggilingan, atau panas pengelasan merusak film pelindung. Karat di sepanjang goresan, las, atau area yang berwarna panas (berubah warna).
Serangan Klorida (Sumuran) Ion klorida secara lokal merusak lapisan pasif, menciptakan lubang. Lubang kecil terisolasi yang dikelilingi oleh karat merah.
Korosi Galvanik Kontak listrik dengan logam yang berbeda di lingkungan basah. Karat terkonsentrasi pada titik koneksi atau tercuci dari logam lainnya.
Grade Paduan yang Salah Grade tersebut tidak memiliki elemen paduan yang cukup untuk lingkungan. Korosi umum atau sumuran di seluruh permukaan.

Cara Mencegahnya:

  • Cegah Kontaminasi: Gunakan alat dan bahan abrasif khusus dan bersih untuk baja tahan karat.

  • Pasivasi: Setelah fabrikasi, perlakukan pipa dengan asam (seperti asam nitrat) untuk menghilangkan besi bebas dan meningkatkan lapisan kromium oksida.

  • Pengawetan & Pasivasi: Untuk area las, gunakan pasta pengawet untuk menghilangkan warna panas dan memulihkan lapisan pasif.

  • Pemilihan Material yang Tepat: Pilih grade baja tahan karat yang sesuai (misalnya, 316 untuk lingkungan laut).

  • Cegah Kontak Galvanik: Gunakan paking atau fitting isolasi saat terhubung ke logam yang berbeda.